Layanan Internet untuk Informasi dan Hiburan di Pelosok Desa Provinsi Kalimantan Tengah

By Sonny | Oct 25, 2017

Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Kominfosantik) Provinsi Kalteng dengan PT Telekomunikasi Indonesia, Tbk (Tekom) bekerjasama mewujudkan program Smart City dan Smart Province dalam rapat koordinasi teknis yang diselenggarakan di Aula Bappeda Provinsi Kalimantan Tengah, Palangka Raya, Rabu (25/10/2017).

Dalam Permen Nomor 22 Tahun 2016 Tentang Peraturan Penggunaan Dana Desa secara eksplisit menyebutkan bahwa penggunaan dana desa adalah juga untuk membiayai jaringan internet untuk warga desa. Melalui Mangoesky yang diciptakan oleh PT Telkom, dapat juga membantu terwujudnya program Nawacita yang merupakan misi Presiden RI Joko Widodo, yang didalamnya memuat perihal penggunaan sistem e-government sebagai syarat pemerintah terbuka dan efisiensi.

Rakornis tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Kominfo, Statistik dan Persandian, Pejabat Eselon III, Eselon IV Diskominfo 13 Kabupaten dan 1 Kota, perwakilan dari Bappeda Kabupaten/kota se-Kalimantan Tengah. Tema materi yang dipaparkan oleh narasumber yaitu (1)Sinergitas Program dan Kegiatan Kominfo Pusat dengan Provinsi Kalteng oleh Kementrian Kominfo RI, (2) Pemantapan Produk Mangoesky untuk Internet Desa dari PT. Telkom Cabang Palangka Raya, (3) Penanganan Masalah Berita Hoax di Kabupaten/Kota oleh Kabid Humas Polda Kalteng, (4) Rancangan E-Government Provinsi Kalteng (Masterplan TIK Provinsi Kalteng) oleh Josua M. Sinambela dan (5) Penguatan Data Statistik Sektoral dari BPS Prov Kalteng.

Mangoesky sendiri dioperasikan oleh Metrasat, anak perusahaan Telkom, merupakan layanan broadband internet dengan layanan channel TV yang menggunakan media satelit. Mangoesky bisa dijadikan solusi internet dan hiburan hemat untuk lokasi yang belum terjangkau jaringan dan sinyal GSM. Akses internet yang ditawarkan hingga 2 Mbps, kemudahan komunikasi data dan akses informasi produk, backup layanan komunikasi, percepatan penyediaan layanan komunikasi, Quota Basic, hiburan/DTH TV (FTA), dan garansi selama berlangganan.

Di Indonesia sudah ada 43 channel yang aktif, salah satunya TVRI Kalteng. Menurut Ari Basuki, Manager EGBIS Telkom Witel Kalteng sudah ada 35 client di Kalimantan Tengah yang menggunakan Mangoesky di 5 Kabupaten / Kota. Layanan ini diharapkan dapat membuat layanan informasi, termasuk informasi pemerintahan agar semakin terbuka sampai ke desa di Kalimantan Tengah. Rakornis di tutup oleh Kepala Dinas Kominfosantik Provinsi Kalteng dan untuk Rakornis selanjutnya pada tahun 2018 akan di laksanakan di Dinas Kominfo Kab.Kotim di Sampit.

Sumber : mmc.kalteng.go.id